Jumat, 11 Agustus 2017

Menjadi Perekat Ummat pertanda sehatnya Hati

Ippho Santosa - ipphoright:
Ada MASALAH di kantor? Sampai konflik? Itu wajar. Mungkin interaksi orang-orang di dalamnya begitu intens.

Terus, apa tips dari saya? Pertama, ketika terjadi konflik, tempatkan diri kita dalam posisi orang lain. Ini namanya empati. Catat, em-pa-ti.

Mungkin sulit menempatkan diri kita dalam posisi mereka. Tapi, bukannya mustahil. Perlu diingat, empati dan kompromi seringkali lebih efektif ketimbang konfrontasi.

Kedua? Pertimbangkan kemungkinan terburuk bagi kedua belah pihak. Mengetahui hal ini, kita akan berhati-hati dalam memutuskan dan berusaha menghindari konfrontasi.

Terus? Cari pendapat pihak ketiga yang ahli dan netral. Jika Anda menemui jalan buntu dengan 'pihak lawan' dan belum punya solusi konkrit walaupun sudah berusaha sebaik-baiknya, maka carilah pihak ketiga untuk bantu mendamaikan.

Terus? Fokus pada persamaan dan kompromilah sesekali. Selagi tidak berbenturan dengan hal-hal prinsip, tak ada salahnya kalau kita mau berkompromi. Sekali lagi, hindari konfrontasi.

Kalau doa? Tentu saja ini harus. Sebagai orang beriman, kita sama-sama tahu bahwa doa adalah bagian tak terpisahkan dari ikhtiar. Maka, sertakan ini sejak awal ketika memulai dialog.

Dengan begini, mudah-mudahan konflik tersebut bisa reda dan redam. Silakan dicoba. Sip? Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.

Present by Propolis Kids (085101836260)
WEB :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar